| Janji yang Patah |
|
|
|
sekali.. kupalingkan muka dan tak merasa dua kali... lirik kecil dan kugenggam tiga kali... perih kubalut dan berteriak janji yang patah bertakdirkah seperti itu seperti juga kata yang berpatah-patah sebenar kata kah berpatah? juga janji ikut patah? aku pun bisu menggenggam suatu yang kukira cahaya jariku kelu dayaku mengendur menggulirkannya dalam gelap aku hanya bisa menatap.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Berikutnya > |
|---|